BRI INTERNET BANKING

  1. Apakah yang dimaksud dengan BRI Internet Banking?bri internet banking

BRI Internet Banking adalah suatu cara baru untuk melakukan transaksi perbankan dengan menggunakan jaringan internet yang memudahkan Anda untuk selalu dapat berinteraksi dengan Bank BRI dimana pun berada dengan aman dan mudah.

 

2. Mengapa saya sebaiknya menggunakan BRI Internet Banking?

Karena BRI Internet Banking :

–      Aman: BRI Internet Banking menggunakan sistim pengaman yang canggih, sesuai dengan standar internasional

–      Mudah: Setiap tampilan layar Bank BRI Internet Banking didisain sesederhana mungkin sehingga mudah dimengerti dan digunakan. (Bila Anda memerlukan petunjuk lebih lanjut, disediakan menu “HELP” yang berisi petunjuk langkah per langkah untuk melakukan suatu transaksi dan pertanyaan & jawaban yang berhubungan dengan fasilitas-fasilitas yang tersedia di Bank BRI Internet Banking)

–      Akses yang tidak terbatas: Anda dapat selalu berinteraksi dengan Bank BRI baik untuk mengetahui saldo rekening atau melakukan transaksi selama 24 jam perhari, 7 hari seminggu dimana pun Anda berada.

–      Hemat waktu & biaya: Anda tidak perlu datang ke cabang Bank Bank BRI untuk melakukan transaksi.

 

3. Apakah yang dimaksud dengan mTOKEN ?

mTOKEN adalah pengaman tambahan yang dibutuhkan pada setiap transaksi keuangan (transfer dana, bayar tagihan, pembelian) pada BRI Internet Banking, ubah password dan ubah alamat email.

Anda bisa melakukan Permintaan mTOKEN di BRI Internet Banking, setelah menyelesaikan Registrasi mTOKEN di Cabang BRI dan Aktivasi mTOKEN di BRI Internet Banking.

 

4. Pelayanan apa saja yang tersedia di BRI Internet Banking ?

BRI Internet Banking menyediakan fasilitas :

–      Melihat saldo

–      Mengetahui aktivitas (rincian) rekening

–      Melakukan pemindahbukuan ke rekening pihak ketiga di Bank BRI, dan transfer dana rupiah ke bank lain.

–      Membayar berbagai tagihan, seperti Tagihan Telkom, Kartu Kredit BRI, dan PLN Membayar pembelian (belanja)

–      Komunikasi dengan Customer Service Bank BRI melalui fasilitas Inbox BRI Internet Banking.

–      Mendapat informasi suku bunga produk Bank BRI dan kurs mata uang asing terkini

 

5. Siapa sajakah yang dapat menggunakan fasilitas BRI Internet Banking?

Semua nasabah perorangan yang mempunyai rekening tabungan BRI dan memiliki ATM dapat menggunakan fasilitas ini dengan mendaftar terlebih dulu ke ATM, dan jika dibutuhkan untuk transaksi keuangan/finansial harus mendaftar mTOKEN di cabang Bank BRI terdekat. Untuk non-nasabah, silakan membuka rekening tabungan/giro terlebih dahulu di cabang Bank BRI terdekat.

 

6. Apakah saya akan dikenakan biaya-biaya sehubungan dengan pemakaian BRI Internet Banking ?

Biaya yang harus Anda bayar adalah biaya pemakaian akses internet pada umumnya, misalnya biaya pemakaian pulsa telepon dan biaya administrasi/langganan Internet Service Provider (ISP) Anda.

Saat ini Anda hanya dikenakan biaya untuk pengiriman SMS mTOKEN yang dipotong dari pulsa handphone.

 

7. Apakah ada persyaratan khusus untuk PC dan perangkat lunaknya (software) untuk mengakses BRI Internet Banking?

Persyaratan minimum yang harus dipenuhi adalah :

–      PC Pentium 133 Mhz, memory 32 MB RAM

–      Monitor SVGA dengan 256 penampilan warna

–      Modem 28.8 kbps

–      Windows 95

–      Mozilla Firefox 2.0.0.20, Microsoft Internet Explorer 7.0 atau Safari 4.0.3

–      Sebuah alamat email

 

8. Apakah semua aktivitas saya dalam menggunakan BRI Internet Banking akan tercatat secara lengkap ?

Ya, Anda akan mendapat catatan terperinci mengenai aktivitas apa saja yang telah dilakukan melalui fasilitas BRI Internet Banking selama 60 hari terakhir di menu [PELAYANAN NASABAH]

 

CARA INTERNET BANKING BRI

Cara Internet Banking BRI

Bank Rakyat Indonesia kini menawarkan fasilitas perbankan baru, yaitu BRI Internet Banking. Sebuah fasilitas perbankan yang membuat kita bukan hanya tidak perlu mengantri di bank, malahan tidak perlu beranjak dari tempat duduk kita. Internet banking atau perbankan melalui internet sangat memudahkan para nasabah ketika ingin melakukan transaksi namun tidak bisa keluar rumah atau pergi dari kantor. Cara internet banking BRI sebenarnya sangat praktis, sejak membuka rekening baru para nasabah telah diinformasikan untuk melengkapi data diri dengan nomor telepon genggam untuk mengaktifkan internet banking. Untuk nasabah lama yang telah mempunyai rekening BRI sebelum ada internet banking, cara internet banking BRI adalah dengan menghubungi customer service dan meminta pengaktifan internet banking, selanjutnya customer service akan meminta data diri nasabah ditambah dengan nomor telepon genggam yang aktif guna pengiriman mtoken BRI. Mtoken BRI merupakan token atau nomor kode pengaman transaksi yang bisa didapat dengan cara SMS dari BRI. Mtoken ini dianggap lebih aman daripada token fisik, namun tentu saja semua jenis token mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Setelah mendaftarkan rekening untuk pengaktifan internet banking, cara internet banking BRI selanjutnya adalah login ke website internet banking BRI yaitu ib.bri.co.id. Login dengan menggunakan username dan password seperti yang diberikan oleh customer service, langkah selanjutnya adalah mengganti password. Untuk penggunaan pertama, password memang harus diganti untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah mengganti password, rekening siap digunakan untuk transaksi-transaksi internet banking.

Transaksi-transaksi perbankan non tunai pada internet banking yang tidak membutuhkan kode keamanan transaksi yang dikirim melalui sms atau mtoken adalah transaksi-transaksi yang tidak melibatkan pemindahbukuan, misalnya cek saldo dan cek mutasi rekening. Sedangkan transaksi-transaksi perbankan non tunai pada internet banking lain yang melibatkan pembukuan selalu menggunakan kode keamanan transaksi yang dikirim melalui sms atau mtoken. Cara internet banking BRI, setelah masuk ke website ib.bri.co.id dan mengganti passwordnya untuk penggunaan pertama kali, nasabah dapat langsung melakukan pengecekan saldo, dan juga pengecekan histori transaksi atau pengecekan mutasi rekening. Cara internet banking BRI sebenarnya sangat mudah, karena web internet banking BRI tersedia dalam bahasa Indonesia.

Baca juga: MToken BRI

BIAYA INTERNET BANKING BRI

Biaya Internet Banking BRI

Sejak beberapa waktu yang lalu Bank Rakyat Indonesia atau yang lebih dikenal dengan nama BRI telah meluncurkan salah satu fasilitas perbankannya yang terbaru yaitu BRI Internet Banking. Dengan fasilitas perbankan terbaru internet banking ini, nasabah akan jauh lebih dimudahkan, karena untuk melakukan beberapa transaksi perbankan non tunai, nasabah tidak perlu pergi ke bank, bahkan nasabah tidak perlu beranjak dari tempat duduknya. Banyak nasabah bertanya-tanya berapa biaya internet banking BRI, untuk sebuah layanan perbankan yang sangat memudahkan dan sangat bermanfaat bagi nasabah BRI pasti ada biayanya. Menurut penjelasan Divisi E-Banking Bank BRI, tidak ada biaya tambahan yang dikenakan pada penggunaan internet banking untuk nasabah. Jadi bisa disimpulkan bahwa biaya internet banking BRI adalah gratis, hanya biaya bulanan tabungan yang sudah mencakup semuanya. Nasabah juga tidak perlu membeli alat token untuk melakukan transaksi internet banking, karena BRI memberlakukan sistem mtoken atau MToken BRI. Mtoken atau mobile token merupakan sistem yang diterapkan BRI dengan cara pemberian token kepada nasabah melalui SMS ke nomor pribadi nasabah, karena itu ketika nasabah mengaktivasi rekeningnya supaya terintegrasi ke dalam internet banking, nasabah diwajibkan mengisi nomor telepon seluler pribadi yang bisa dihubungi. Sistem ini terbukti aman dari potensi tindak kejahatan dunia maya.

Dari ulasan di atas dapat disimpulkan bahwa biaya penggunaan internet banking BRI adalah gratis. Nasabah hanya diwajibkan membayar biaya kartu ATM bulanan, dan biaya tersebut sudah mencakup penggunaan internet banking BRI. Meski biaya internet banking BRI adalah gratis, namun untuk menerbitkan mtoken, pihak BRI bekerjasama dengan pihak penyedia layanan telepon seluler, dalam hal ini operator telepon seluler, mengenakan biaya SMS sebesar 500 rupiah per SMS. Padahal kita membutuhkan token setiap kali kita melakukan transaksi yang berkaitan dengan pemindahbukuan dari rekening nasabah. Untuk pengecekan saldo dan pengecekan mutasi rekening, nasabah tidak memerlukan penggunaan token. Jadi dapat disimpulkan bahwa biaya internet banking BRI bisa dikatakan biaya permintaan mtoken BRI, yaitu sebesar 500 rupiah per transaksi, untuk transaksi-transaksi yang berkaitan dengan pemindahbukuan, sedangkan untuk transaksi-transaksi yang berkaitan dengan pengecekan, baik itu merupakan pengecekan saldo atau mutasi rekening, maka tidak memerlukan biaya token.

Baca juga: BRI Internet Banking for Android